3 Manfaat Membaca Buku Biografi


Membaca adalah salah satu kebiasaan baik yang mulai kami tularkan pada anak-anak. 

Beruntung, saya memiliki suami yang punya porsi gila baca lebih parah. Hehehe...

Jadinya, saya pun tertular semangat baca beliau. 

Saya dan suami punya selera baca yang agak beda sih sebenernya.

Suami lebih suka bacaan-bacaan agama, sejarah, dan buku-buku model 'how to'. 

Sementara saya, lebih suka baca novel, cerpen, dan biografi. Yah, bisa dibilang buku-buku yang model ceritanya mengalir kaya dongeng. Hihihi.

Seiring berjalannya waktu, kami memiliki irisan tipe bacaan yg sama, yakni biografi.


Alhamdulillah, beberapa buku biografi tokoh-tokoh ternama sudah terangkut ke rumah kami.

Kebanyakan adalah biografi tokoh-tokoh nasional, baik di zaman perjuangan, maupun yang sepak terjangnya masih kami rasakan di zaman now.

Membaca biografi, menurut saya memiliki beberapa keuntungan:

1. Belajar tentang nilai-nilai dan kebiasaan-kebiasaan baik yang dilaksanakan oleh tokoh tersebut

2. Belajar tentang cara-cara jitu sang tokoh dalam menghadapi persoalan

3. Belajar tentang sejarah yang meliputi sang tokoh

Jadi, dengan membaca biografi, kami bisa sekaligus belajar tentang sejarah dan trik-trik jitu dari sang tokoh.

Ini lebih saya sukai daripada baca buku 'how to' yang kesannya teknikal banget.

Selain itu, kami juga termotivasi untuk meniru nilai-nilai baik, juga kebiasaan-kebiasaan baik yang dilakukan oleh sang tokoh.

Nah, demikian 3 manfaat yang kami dapatkan dari membaca buku biografi.

Keluarga Sobat Bunda suka baca buku apa nih?

Salam,

Bunda.

Komentar

  1. kayaknya harus melirik buku-buku biografi. selama ini jenis buku itu tidak ada di rumah kecuali biografi Rasulullah.

    BalasHapus
  2. Iya mbak. Asyik banget lho baca buku biografi.

    BalasHapus
  3. Aku juga suka baca biografi tokoh mbk. Jadi nambah suntikan semangat. Makasih sharingnya mbk.

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Get Natural Beauty with Mandasia Bodycare

Dilanda Dilan, Review Novel Dilan: Dia adalah Dilanku tahun 1990