Postingan

Bijak dalam Mengelola Akun Media Sosial, Suatu Renungan yang Mengantarkan Saya untuk Undur Diri dari Media Sosial

Gambar
Setiap niat yang baik pasti akan diuji. Demikian pula niat saya untuk undur diri dari hiruk pikuk media sosial.
(Hm, karena satu dan lain hal, saya anggap niat saya ini baik).
Tapi, ada juga rasa sayang. Karena saya memang merintis jalan untuk menjadi blogger dan vlogger.
Kehadiran media sosial terasa sangat membantu dalam menyebarluaskan karya saya di dunia maya. 
Apalagi jumlah follower saya sudah mulai meningkat. Dan itu saya dapat dengan jalan yang tidak mudah.

Saya sih ogah beli follower ya. Ngapain buang-buang duit buat dapetin hasil yang nggak asli.
Berdasarkan saran beberapa teman blogger dan vlogger, saya mengunggah foto-foto yang bernilai personal. Bukan untuk pamer atau riya' ya. Tapi untuk menjaring follower dan menikatkan engangement.
Selain itu, seringkali event-eventblogger dan peluang job saya dapatkan dari link di media sosial.
Namun, Tuhan mengingatkan saya dengan peristiwa yang bikin nyeseg dan rasanya nyebelin banget.
Ada orang yang menggunakan foto sa…

Bisnis Kue Lebaran yang ( Tak Selalu) Semanis Madu

Gambar
Ramadhan kemarin, Bunda sempat coba-coba jualan kue kering, lho.
Latah.
Habisnya di berbagai medsos yang Bunda ikuti, banyak banget yg jualan kue kering gini. Daripada ngiler dan beli banyak terus mubazir, mending sekalian saja Bunda jualan. Hihihi..
Ibarat jamur di musim hujan, jualan kue kering saat Ramadhan memang sangat menjanjikan. Di bulan penuh berkah ini, umumnya umat muslim menyiapkan aneka sajian untuk menjamu tamu di hari lebaran. Salah satunya adalah beragam kue kering.

3 Manfaat Membaca Buku Biografi

Gambar
Membaca adalah salah satu kebiasaan baik yang mulai kami tularkan pada anak-anak. 
Beruntung, saya memiliki suami yang punya porsi gila baca lebih parah. Hehehe...
Jadinya, saya pun tertular semangat baca beliau. 
Saya dan suami punya selera baca yang agak beda sih sebenernya.
Suami lebih suka bacaan-bacaan agama, sejarah, dan buku-buku model 'how to'. 
Sementara saya, lebih suka baca novel, cerpen, dan biografi. Yah, bisa dibilang buku-buku yang model ceritanya mengalir kaya dongeng. Hihihi.
Seiring berjalannya waktu, kami memiliki irisan tipe bacaan yg sama, yakni biografi.

Dilanda Dilan, Review Novel Dilan: Dia adalah Dilanku tahun 1990

Sebenernya Bunda pengin ketawa ngakak baca judul post kali ini. Secara aku adalah emak-emak berbuntut 2 dan entah kenapa kok jadi pengen baca Dilan. Sampe-sampe si Ayah (suami Bunda) jadi tertegun liat bacaan Bunda kali ini. 
"Hah, baca apaan ini Bun?", kata Ayah.
Owemjiii... baiklah. Ini semua bermula dari anak-anak murid Bunda yang gandrung sama Dilan. Mereka sampe bawa-bawa novelnya segala. Dan, ada yang nyesek gitu karena umurnya belum lolos sensor buat nonton Dilan di bioskop. 

Get Natural Beauty with Mandasia Bodycare

Gambar
Saya ini termasuk orang yang ribet dalam urusan milih skincare. Ribet bukan dalam arti yang riweuh gitu sih sebenernya. Tapi lebih ke milih yang cocok sama kulit saya. Kebetulan kulit saya ini tipe kering dan agak sensitif gitu deh. Jadi, musti milih banget sama prduk-produk skincare biar nggak berefek negatif di kulit.

Pernah nih, saya asal coba aja produk yang ada di pasaran. Produk yang lagi hits gitu. Eh, ujung-ujungnya kulit saya bersisik, kemerahan, dan perih banget. Udah gitu muncul jerawatnya. Langsung deh, saya gak berani lagi nyoba-nyoba sembarang produk.

Untunglah, sekarang saya uda nemu produk perawatan kulit yang alami dan relatif lebih cocok buat kulit saya. Produk skincare ini dibuat dari bahan alami khas nusantara. Asyiknya, udah bahannya alami, kita juga turut melestarikan kekayaan budaya bangsa kita.

Penasaran kan, Bunda pake natural skincare apa?

Ini loh, Sobat Bunda se-alam raya: Bunda pakai MANDASIA BODYCARE. Produk-produk Mandasia ini menggunakan bahan alami yang…